Senin, 14 Januari 2019

Pentingnya Akses Dalam Membangun Perpustakaan Umum


         Perpustakaan umum mempunyai peran sangat strategis dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat, sebagai wahana belajar sepanjang hayat mengembangkan potensi masyarakat. Maka di Perpustakaan Umum, masyarakat diajak untuk terbuka wawasannya, mampu berpikir kritis, mampu mencermati berbagai masalah bersama dan kemudian bersama-sama dengan anggota komunitas yang lain mencarikan solusinya. Tugas Perpustakaan Umum membangun lingkungan pembelajaran (learning environment) dimana anggota komunitas pemakainya termotivasi untuk terus belajar dan terdorong untuk berbagi pengetahuan.

     Untuk itu dalam membangun lingkungannya, perpustakaan umum haruslah memperhatikan sisi akses bagi masyarakat agar dapat mengunjunginya dengan mudah dan cepat. Dengan kesadaran dari pemerintah dan tentunya pustakawan, agar saling bekerja sama dalam membangun sebuah perpustakaan umum yang dapat menjangkau seluruh masyarakat dengan kemudahan akses nya. Upaya untuk mewujudkan perpustakaan umum yang ramai dikunjungi masyarakat yang tidak hanya mencari informasi namun juga dapat menjadi tempat rekreasi bagi keluarga tentu perpustakaan umum masa kini selayaknya diupayakan agar dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat, sehingga perlu ditempatkan di lokasi yang mudah diakses oleh masyarakat, baik dengan berjalan kaki maupun dengan transportasi umum.

     Tidak hanya lokasi perpustakaan yang strategis, perpustakaan juga harus memperhatikan hal seperti gedung didesain sedemikian rupa agar dapat mendukung proses kegiatan layanan kepada masyarakat secara umum dan juga gedung harus dilengkapi sarana penunjang kegiatan masyarakat umum ( R. Seminar, Ruang Public, dan Taman baca rekreatif, dll.). Perpustakaan agar dapat menjalankan fungsinya dan memberikan layanan kepada masyarakat pengguna dengan baik dan berkualitas perlu didukung adanya sarana prasarana yang memadai pula, yang antara lain meliputi :

a. Sarana Komputer untuk pengembangan sistem komputerisasi perpustakaan, karena dengan sarana ini pengelola perpustakaan akan bekerja dengan mudah, cepat dan efektif, serta masyarakat akan dengan mudah mengakses informasi yang ada di perpustakaan tanpa batas waktu dan tempat.  
b. Sarana pendukung lainnya, seperti ruang baca yang representatif dan memadai, mebeler ( meja kursi baca ) yang nyaman, dan tata ruang yang terstruktur, sehingga dengan kondisi tersebut, masyarakat pengguna akan merasa nyaman didalam memanfaatkan perpustakaan.
c. Taman Baca Rekreatif, untuk menumbuhkan minat atau budaya anak pada khususnya dan masyarakat pengguna pada umumnya.
d. Sarana Hotspot untuk memudahkan kepada masyarakat didalam akses informasi ke dunia luar.


      Dengan beberapa poin diatas, akan dapat membuat perpustakaan umum ramai dikunjungi oleh masyarakat dan membiasakan masyarakat untuk datang ke perpustakaan bukan disaat butuh saja namun datang untuk rekreasi bersama keluarga. Tentunya akan sangat seru bila perpustakaan umum diperhatikan oleh pemerintah dan juga pustakawan yang harus bekerja sama demi memajukan perpustakaan umum.


Jumat, 29 Desember 2017

Berbagai Layanan Dan Fasilitas Perpustakaan PKN STAN


Selanjutnya di Perpustakaan STAN ini memiliki layanan yang cukup untuk kebutuhan para mahasiswa dan dosen yang disediakan oleh pihak perpustakaan dalam menunjang kegiatan pembelajaran para civitas akademika. Sistem Layanan yang digunakan di perpustakaan ini yaitu Sistem terbuka ( Open Access ) yang berarti pengguna dapat mencari dan mengambil sendiri bahan pustaka yang ingin dibaca atau dipinjamnya. Berbagai Layanan yang disediakan dan dirasakan sendiri oleh saya yaitu sebagai berikut :

a.)        Layanan Sirkulasi       
            Perpustakaan PKN STAN menyediakan buku teks yang dapat dimanfaatkan di luar area perpustakaan. Pemustaka dapat meminjam buku di layanan sirkulasi dengan syarat telah terdaftar sebagai anggota. Jumlah buku yang dapat dipinjam disesuaikan dengan jenis keanggotaan dengan lama peminjaman 14 hari. Koleksi layanan referensi terdiri dari berbagai macam kelompok klasifikasi dan sebagian besar berhubungan dengan keuangan.
b.)        Layanan Referensi     
            Layanan referensi menyediakan koleksi perpustakaan yang digunakan sebagai rujukan informasi. Koleksi pada layanan referensi tidak dapat dipinjamkan dan hanya dapat dimanfaatkan di ruang referensi. Hal tersebut dikarenakan koleksi referensi bersifat terbatas. Layanan referensi menyediakan koleksi berupa buku teks dan karya ilmiah mahasiswa dan dosen.
c.)        Layanan Koleksi Tandon
            Layanan koleksi tandon berisi Koleksi karya mahasiswa berupa tugas akhir/skripsi/laporan kerja praktek, dan sejenisnya , Koleksi dosen, baik berupa skripsi/disertasi, makalah, hasil penelitian, maupun hasil seminar rutin untuk kegiatan. Perpustakaan PKN STAN menghimpun, mengelola, dan melayankan kepada mahasiswa dan dosen ( Civitas Akademika ).
d.)        BI Corner       
            Layanan terbaru perpustakaan PKN STAN adalah BI corner yang bekerja sama dengan Bank Indonesia. Pemustaka hanya dapat membaca koleksi BI corner ditempat yang telah disediakan. BI corner juga menayangkan tayangan informatif yang diputar selama jam buka perpustakaan.
e.)        Layanan Ruang Diskusi
            Layanan yang disediakan Perpustakaan PKN STAN untuk melakukan diskusi tanpa menganggu pemustaka lainnya , maksimal pemakaian ruangan selama 2 jam, penggunaan layanan ini harus mengisi formulir dan menyerahkan KTM serta menjaga ruang diskusi dengan baik.
f.)        Layanan Internet
            Layanan ini digunakan bagi pemustaka ataupun petugas perpustakaan untuk mencari informasi selain dari bahan bacaan yang ada di ruang koleksi perpustakaan. Layanan ini diperuntukkan seluruh civitas akademika baik dosen maupun mahasiswa bisa mengakses layanan ini secara gratis hanya dengan meminta password kepada petugas perpustakaaan.
g.)        Layanan Koleksi Ruang Baca
            Layanan yang diperuntukkan bagi civitas akademika  yang berisi koleksi yang hanya dapat dibaca ditempat dan tidak boleh dibawa pulang. Layanan ini berada di lantai 2 yang berkaitan dengan Ilmu Ekonomi, Pendidikan, Politik dan Pemerintahan serta semua subyek yang berkaitan dengan pembelajaran yang ada di PKN STAN..
h.)        Layanan Audio Visual
            Layanan ini digunakan untuk pembelajaran yang meliputi koleksi digital maupun yang bersifat audio.            Layanan ini gratis didapatkan, hanya cukup dengan memberikan KTM kepada petugas perpustakaan lalu dapat memakai ruangan yang sudah disediakan.
i.)         Layanan Penelusuran/ OPAC
            Layanan ini disediakan oleh pihak perpustakaan dalam meningkatkan layanan serta mempermudah pencarian atau penelusuran informasi yang ingin didapatkan oleh pemustaka. Dengan menyediakan Katalog Online ( OPAC) sehingga pemustaka tidak perlu mencari dengan susah dan mempersingkat waktu pencarian informasi.

Melihat Berbagai Layanan Di Perpustakaan Daerah Kab.Bogor


Perpustakaan ini memiliki cukup banyak layanan yang disediakan oleh pihak perpustakaan dalam menunjang kebutuhan pemustaka atau masyarakat umum. Sistem Layanan yang digunakan di perpustakaan ini yaitu Sistem terbuka ( Open Access ) yang berarti pengguna dapat mencari dan mengambil sendiri bahan pustaka yang ingin dibaca atau dipinjamnya. Berbagai Layanan yang disediakan dan dirasakan sendiri oleh saya yaitu sebagai berikut :

a)     Layanan Baca Dewasa
            Layanan Baca Dewasa yaitu layanan yang diperuntukkan bagi pemustaka kategori usia dewasa mulai usia 15 tahun sd lansia. Layanan ini berada pada ruang baca dan ruang koleksi buku khusus dewasa yang berkaitan dengan Ilmu Psikologi, Filsafat, Agama, Kesehatan, Social, Ilmu Ekonomi, Pendidikan, Politik dan Pemerintahan serta semua subyek konsumsi usia dewasa.
b)     Layanan Baca Anak
            Layanan yang diperuntukkan bagi pemustaka kategori usia 0-14 tahun. Layanan ini berada pada ruang baca anak dan koleksi buku bacaan anak yang diperuntukkan anak-anak, baik segi keemasan maupun bahasa penyampaian isi buku. Ruangan baca anak dan dewasa terpisah. Kategori ilmu yang menjadi koleksi bacaan anak ini mencakup seluruh sunyek ilmu mulai dari agama, ilmu sosial, pendidikan usia dini, sejarah, ilmu sains, dan lai-lain.
c)      Layanan Majalah/Surat Kabar/Referensi
            Layanan ini diperuntukkan bagi pemustaka yang memerlukan bacaan yang rutin dan up to date tiap harinya. Kategori surat kabar baik lokal maupun nasional, bahkan terbitan lama 2 tahun kebelakang pun masih ada, bila ada yang memerlukan informasinya. Sedangkan Referensi adalah layanan bagi pemustaka yang memerlukan rujukan bahan-bahan bacaan yang memuat informasi yang cepat dan sekedar untuk rujukan seperti perundang-undangan, peraturan pemerintah, terbitan pemerintah, ensiklopedia ilmu popular dan lain-lain. Layanan ini hanya diperuntukkan di tempat saja tidak untuk dibawa/dipinjam ke rumah.
d)     Layanan Internet/Wifi
            Layanan ini digunakan bagi pemustaka ataupun petugas perpustakaan untuk mempermudah mencari informasi selain dari bahan bacaan yang ada di ruang koleksi perpustakaan. Layanan ini diperuntukkan seluruh usia namun ada perbedaan antara pemustaka anak-anak dan pemustaka dewasa dengan mendapatkan password terlebih dahulu, sehingga akan diketahui pemustaka ini masih anak-anak atau dewasa. Jika pemustaka anak-anak maka ini dibutuhkan adanya bimbingan dari petugas. Mereka akan membuka apa, perlu cari tahu ilmu tentang apa.  Dalam kegiatan ini anak-anak semuanya dibimbing oleh petugas.
e)     Layanan Audio Visual
            Layanan ini khusus digunakan jika ada kunjungan dalam jumlah banyak. Biasanya ada kunjungan rutin dari sekolah, maka layanan audio visual ini ditampilkan sesuai dengan tema atau tugas sekolah yang berkunjung. Misalnya tema tentang komunikasi maka layanan audio visual ini membantu memamparkan atau menayangkan tentang hal-hal yang berkaitan dengan komunikasi. Layanan ini gratis didapatkan, hanya cukup dengan menyampaikan surat permohonan kunjungan.
f)       Layanan Sirkulasi
            Layanan ini mencakup layanan peminjaman dan pengembalian buku. Perpustakan Daerah ini melayani peminjaman buku dibawa ke rumah. Dengan syarat menjadi anggota terlebih dahulu. Untuk mendapatkan kartu anggota pemustaka mengisis formulir, melampirkan fotokopi KTP (warga Kabupaten Bogor) atau diluar Kabupaten Bogor lampirkan surat keterangan kerja/kuliah, lalu melampirkan pas photo. Proses pembuatan kartu anggota ini dilaksanakan secara gratis. Tidak dipungut biaya.
g)     Layanan Perpustakaan Keliling
            Layanan ini merupakan program Perpustakaan Daerah. Hal ini dikarenakan melalui sarana perpustakaan keliling dapat menjangkau daerah-daerah yang jauh dari pusat ibukota kabupaten untuk datang dan berkunjung ke  perpustakaan daerah Kabupaten Bogor. Dengan layanan ini masyarakat yang kesulitan untuk berkunjung menjadi senang karena mendapatkan layanan ini.

Kamis, 28 Desember 2017

Komunikasi Dalam Organisasi Perpustakaan


Di kesempatan kali ini, ada artikel jurnal yang ditulis oleh dosen ilmu perpustakaan UIN Jakarta yaitu ibu Nurul Hayati. Disini beliau membahas mengenai Komunikasi dalam organisasi perpustakaan. Didalam bahasannya yaitu mengenai perpustakaan yang merupakan salah satu bentuk organisasi sosial yang tidak pernah terlepas dari proses komunikasi di dalam berbagai aktivitasnya.

Komunikasi selalu terjadi di berbagai arah di perpustakaan, baik komunikasi ke atas, komunikasi ke bawah, maupun komunikasi horizontal. Komunikasi juga diperlukan untuk memperlancar dalam berkoordinasi dengan berbagai pihak, baik dengan pihak-pihak di dalam perpustakaan sendiri maupun pihak lain yang di luar perpustakaan. Untuk bahasan lebih lanjut dan lengkap bisa didownload dibawah ini :

Institutional Repository UIN Syarif Hidayatullah Jakarta- http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/34827/2/NURUL%20HAYATI.pdf

Madrasah, Pendidikan Keagamaan dan Pesantren Sebuah Dilema Baru Pasca Otonomi Daerah


Dalam bahasan kali ini yaitu tentang artikel jurnal yang berjudul Madrasah, pendidikan keagamaan dan pesantren sebuah dilema baru pasca otonomi daerah yang ditulis oleh Fauzan. Di dalam artikel ini mengenai bahwa madrasah, diniyah, wustho, ma’had ‘aly dan pesantren sebagai bagian dari pendidikan keagamaan yang lahir dari bagian masyarakat menjadi sebuah dilemma manakala keberadaanya tidak diperhatikan. 

Walaupun banyak persoalan menyangkut keberadaan madrasah, baik menyangkut kesiapan SDM, manajemen, pembiayaan dan sebagainya, namun semua itu dapat diatasi ketika semua pihak bersatu padu memberikan kontribusi posistif demi sebuah kemajuan bersama. Ide pengembangan tersebut tidak saja diperlukan dari masyarakat setempat, namun dari semua lapisan masyarakat di penjuru Indonesia, Lembaga Swadaya Masyarakat, orang tua siswa, dan terlebih lagi sikap pemerintah dalam membuat kebijakan tidak lagi diskriminatif, karena bagaimanapun juga baik madrasah, diniyah dan pesantren merupakan bagian integrative dari pendidikan nasional. 

Bahasan selengkapnya bisa download di :
Institutional Repository UIN Syarif Hidayatullah Jakarta- http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/28137/3/FAUZAN-FITK.pdf