Kamis, 28 Desember 2017

Madrasah, Pendidikan Keagamaan dan Pesantren Sebuah Dilema Baru Pasca Otonomi Daerah


Dalam bahasan kali ini yaitu tentang artikel jurnal yang berjudul Madrasah, pendidikan keagamaan dan pesantren sebuah dilema baru pasca otonomi daerah yang ditulis oleh Fauzan. Di dalam artikel ini mengenai bahwa madrasah, diniyah, wustho, ma’had ‘aly dan pesantren sebagai bagian dari pendidikan keagamaan yang lahir dari bagian masyarakat menjadi sebuah dilemma manakala keberadaanya tidak diperhatikan. 

Walaupun banyak persoalan menyangkut keberadaan madrasah, baik menyangkut kesiapan SDM, manajemen, pembiayaan dan sebagainya, namun semua itu dapat diatasi ketika semua pihak bersatu padu memberikan kontribusi posistif demi sebuah kemajuan bersama. Ide pengembangan tersebut tidak saja diperlukan dari masyarakat setempat, namun dari semua lapisan masyarakat di penjuru Indonesia, Lembaga Swadaya Masyarakat, orang tua siswa, dan terlebih lagi sikap pemerintah dalam membuat kebijakan tidak lagi diskriminatif, karena bagaimanapun juga baik madrasah, diniyah dan pesantren merupakan bagian integrative dari pendidikan nasional. 

Bahasan selengkapnya bisa download di :
Institutional Repository UIN Syarif Hidayatullah Jakarta- http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/28137/3/FAUZAN-FITK.pdf

0 komentar:

Posting Komentar