Dalam Menghadapi dekatnya masa pengiriman borang Akreditasi Institusi
Perguruan Tinggi (AIPT), LPM UIN Jakarta menghimpun semua penulis borang
dan tamu undangan untuk bersama-sama melakukan sinkronisasi dan
optimalisasi data AIPT UIN Jakarta. Kegiatan itu dikemas dalam sebuah
acara Workhsop dengan tajuk Sinkronisasi dan Optimalisasi Data AIPT,
bertempat di gedung NICT, Rabu 30 Agustus 2017.
Sesi pertama dimulai dengan sharing dan brainstorming penulisan borang.
Dalam sesi ini setiap penulis standar, dari mulai standar 1 sampai
dengan standar 7, diberikan kesempatan untuk menyampaikan kendala yang
berkaitan dengan data kuantitatif dan kualitatif. Dari hasil diskusi
diketahui bahwa masalah terletak karena adanya data yang masih bergerak
dan belum mencapai titik final.
Lanjut pada sesi kedua acara dilanjutkan dengan menghadirkan narasumber dari
Universitas Indonesia, Dr. Budhy Kurniawan. Selain sebagai dosen tetap
prodi Fisika UI, beliau juga adalah asesor senior BAN PT, dan asesor AUN
QA. Dalam arahannya beliau menyampaikan bahwa pada dasarnya menyusun
borang AIPT berbasis SAPTO sama halnya dengan menulis borang tercetak
biasa. Strategi paling tepat dalam menulis borang adalah dengan
berpedoman pada buku 6 (matrik) supaya apa yang kita tulis dapat
menjawab pertanyaan yang ditentukan.
Menurut beliau, kadang dalam menjawab satu butir pertanyaan, misalnya
mekanisme visi dan misi, dan bagaimana melibatkan stake holder dalam
penyusunan misi, kita hanya menjawab dengan menyatakan sudah melibatkan
stake holder tetapi tidak bisa memberikan gambaran proses pelibatannya,
misalnya dengan melibatkan dosen, mahasiswa, atau alumni. Dalam konteks
ini asesor akan meminta penjelasan secara detail. Asesor akan meminta
bukti-bukti pelaksanaannya seperti undangan rapatnya, notulensi
rapatnya, daftar hadirnya dan bukti-bukti lainnya.
Dalam konteks pencarian dan akumulasi data, lanjut beliau, dibutuhkan
kerjasama antara unit di perguruan tinggi. Di UI, misalnya telah
terbentuk Pusat Administrasi Universitas (PAU) di tingkat Pusat, dan
Pusat Administrasi Fakultas (PAF) di tingkat Fakultas. Kedua pusat ini
berfungsi untuk mendiseminasikan dan menghimpun dokumen dan data yang
ada di universitas dan Fakultas. Selain itu, BAN PT sekarang sedang berupaya melakukan pemotretan
apakah ada keterkaitan antara proses pengajaran dan penelitian, apakah
pengajaran berbasis pada penelitian yang dilakukan. Intinya bagaimana
penelitian dosen dapat menjadi penelitian mahasiswa, demikian tegas
beliau.
Dengan cara ini maka penelitian akan menjadi tradisi bersama,
sehingga cita-cita untuk menjadi research university dapat terwujud.
Dikutip dari
Lembaga Penjaminan Mutu UIN Syarif Hidayatullah Jakarta- http://lpm.uinjkt.ac.id/lpm-uin-jakarta-lakukan-sinkronisasi-dan-optimalisasi-data-aipt/

0 komentar:
Posting Komentar